Logo

Berita & Acara

Menelisik Potensi Investasi Properti di Cikarang

Menelisik Potensi Investasi Properti di Cikarang

Memilih tinggal di kawasan penyangga Jakarta belakangan menjadi pilihan yang logis bagi para pencari rumah. Harga rumah yang tiap tahun terus meroket di Jakarta, akhirnya membuat masyarakat lebih mengalah untuk tinggal di kawasan pinggiran pusat kota.

Berbicara daerah penyangga Jakarta, salah satu area yang paling banyak dicari oleh pencari rumah saat ini adalah kawasan Cikarang, Bekasi. Berdasarkan data portal properti Lamudi, setiap tahunnya tren pencarian rumah di kawasan Cikarang melalui internet terus meningkat tajam. Seperti pada tahun 2018 pencarian iklan rumah dijual di Cikarang ada 3.499 orang, kemudian tahun 2019 meningkat tajam menjadi 6.089 pencarian.

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, Cikarang saat ini menjadi kawasan yang populer bagi pencari properti baik bagi para investor properti ataupun end user. Salah satu alasannya karena di sana saat ini terdapat 4000 pabrik yang beroperasi di Cikarang, karyawannya pun berasal tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga terdapat para pekerja asing dari Jepang, Cina, Korea dan Taiwan.

“Cikarang selama ini dikenal sebagai kawasan industri terbesar se Asia Tenggara, di sana terdapat ratusan ribu karyawan lokal ataupun asing yang membutuhkan tempat tinggal. Hal ini tentunya bisa menjadi instrumen investasi yang menggiurkan bagi investor yang mengincar keuntungan dari pasar sewa” kata Mart.

Tidak hanya itu, banyaknya sarana infrastruktur yang saat ini dibangun di Cikarang disinyalir menjadi salah satu faktor yang mendorong legit nya pasar investasi di Cikarang. Lihat saja seperti pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung, Jalan Tol Layang Jakarta –Cikampek II (Elevated) hingga pembangunan Light Rail transit (LRT).

Potensi ini pun akhirnya juga ikut mendongkrak harga tanah di Cikarang, saat ini rata-rata harga tanah di Cikarang pada tahun 2020 mencapai Rp 10.600.000 per meter persegi, harga ini meningkat sekitar 8% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut tentunya sangat menguntungkan bagi mereka para investor yang ingin mendapatkan keuntungan dari capital gain.

Nah, bagi Anda yang ingin investasi properti di Cikarang, perumahan Graha Mirai bisa menjadi pilihan yang menarik. Perumahan yang berada di kawasan Deltamas, Cikarang Bekasi tersebut berada di lokasi yang sangat strategis, lokasinya tidak hanya berjarak 5 menit dari pintu Tol Cikarang Timur serta 8 menit menuju pintu tol Cibatu. Strategisnya lokasi perumahan tentunya membuat Graha Mirai memiliki nilai investasi yang cukup menggiurkan.

Bagi mereka yang mengincar keuntungan dari sewa rumah, perumahan ini juga dikelilingi dengan 6 kawasan industri yang mempekerjakan banyak karyawan baik dalam atau luar negeri. Lonjakan pertumbuhan penduduk di Bekasi juga bisa menjadi pertimbangan yang tidak bisa dilupakan, kondisi ini akan menciptakan kebutuhan perumahan cukup besar sehingga meningkatkan permintaan pasar yang juga besar

Graha Mirai dikembangkan oleh Hajime Indonesia, pengembang asal negeri matahari terbit tersebut, membangun hunian dengan kualitas Jepang yang terkenal kokoh dan awet. Perumahan ini dibangun dengan konsep modern minimalis dengan nuansa hijau dan rindang.

Harga rumah ini juga terbilang cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 460 juta per unit nya. Tipe rumah yang ditawarkan pun cukup bervariatif yakni mulai dari Tipe A (LB 40 m2/LT 72 – 126 m2), Tipe B (LB 37 m2/LT 66 – 99 m2), Tipe C (LB 30 m2/LT 60 – 90 m2), Tipe D (LT 60 – 90 m2), Tipe E (LB 31 m2/LT 55 – 102 m2).

Perumahan ini pun dilengkapi dengan fasilitas yang sangat memanjakan, seperti one gate system, mushola, taman bermain, lapangan olahraga, balai warga, gazebo, sistem keamanan 24 jam dan lain sebagainya.
Berita & Acara Menelisik Potensi Investasi Properti di Cikarang